PrimariPackaging adalah kemasan yang berfungsi mengemas secara langsung isi produk. Kemasan ini bersentuhan langsung dengan produk dan menjaga kualitas produk secara langsung. Primary Packaging dapat berupa botol, kaleng, aerosol spray, plastik pembungkus, skin pack, wrapper, dll. 2. Secondary Packaging Sortasimerupakan bagian kegiatan pasca panen yang dilakukan dengan tujuan memisahkan hasil panen yang baik dan yang jelek. , baik ukuran maupun kualitas. Hal ini memudahkan penentuan harga dan pemasarannya, pengemasan atau penyusunan dalam wadah, serta memberikan kepercayaan serta kepuasan pada konsumen sehingga menjamin kestabilan Bj0QAWw. Keripik kentang dalam kemasan menjadi salah satu camilan favorit konsumen Indonesia. Rasa keripik kentang yang gurih dan enak membuat banyak orang ketagihan memakannya lagi dan lagi. Wajar ya jika kemudian bisnis makanan ringan ini makin menjamur, terlebih potensinya nyaris tidak akan surut. Dengan banyaknya produk keripik kentang yang telah ada, pengusaha yang baru mau menjajal bisnis ini mesti jeli melihat celah atau peluang. Pasalnya, kompetitor industri ini sudah terlalu banyak. Jika tidak memiliki keunikan atau keunggulan, bisa-bisa produk keripik kentang baru justru sepi pembeli. Salah satu cara untuk memikat hati konsumen adalah dengan menyiapkan pengemasan keripik kentang yang menarik. Boleh saja produk dan rasa hampir sama, tetapi mempercantik bentuk kemasan dapat menjadi kunci penting. Visual packaging adalah poin paling penting dalam menarik rasa ingin tahu konsumen. Berikut ini ada beberapa contoh desain serta bentuk kemasan keripik kentang yang dapat menjadi referensi bagi para pebisnis baru. Masing-masing kemasan ini memiliki ciri khas tersendiri yang membuatnya berbeda dari kompetitor. Simak ya! Kemasan Keripik Kentang yang Baik Seperti Apa? Sebelum membahas contoh desain kemasan, ada baiknya kita pelajari juga syarat-syarat kemasan untuk produk keripik. Produk ini cenderung memiliki kadar air yang rendah sehingga amat renyah. Namun, keripik juga berpotensi mudah melempem ketika banyak udara atau oksigen masuk ke kemasan. Hal pertama yang mesti pebisnis cermati adalah bahan kemasan. Dengan risiko kerenyahan produk yang menurun, pebisnis sebaiknya memilih material yang dapat memberikan proteksi terbaik. Bahan-bahan pengemas plastik yang cocok untuk produk keripik kentang antara lain aluminum, nylon, dan OPP. Untuk menjaga kualitas keripik kentang, ada baiknya memilih packaging dengan fitur tambahan seperti zipper. Fitur ini dapat membuat keripik tetap renyah meski tak langsung habis sekali makan. Kemasan dapat kembali tertutup rapat seperti sedia kala. Dengan begitu, mutu dari keripik tetap terjaga baik. Ingat, orang butuh makan camilan kapan saja, tanpa batasan waktu dan tempat. Maka, produk ini membutuhkan kemasan ringan yang memudahkan konsumen membawanya ke mana saja. Dalam hal ini, bahan plastik paling banyak produsen pilih sebagai bahan pengemas daripada bahan kaleng. Ide Kemasan Keripik Kentang yang Unik Setelah memahami syarat dari kemasan keripik yang baik, kini waktunya mencermati ragam desain kemasannya dalam berbagai desain menarik. Kira-kira desain kemasan mana yang paling menarik rasa ingin tahu konsumen ya? Variasi Warna Per Varian Untuk produk keripik kentang yang mempunyai banyak pilihan rasa, packaging-nya dapat berupa variasi warna untuk setiap varian rasa. Contohnya seperti produk keripik ini. Tiap rasa memiliki warna kemasan yang berbeda-beda. Selain menarik, ini juga memudahkan konsumen dalam mengenal produk saat membelinya. Dominasi Warna Hitam Kemasan full color memang lebih menarik, terlebih untuk produk-produk camilan. Namun, tidak ada salahnya memilih warna hitam sebagai warna utama kemasan. Hitam dapat melambangkan eksklusivitas suatu produk. Beri tambahan warna lain pada ilustrasi agar kemasan terlihat lebih berwarna. Custom Kemasan sesuai Bentuk Keripik Desain dan bentuk kemasan berikutnya ini memang lebih rumit. Pasalnya, bentuk packaging betul-betul menyesuaikan bentuk dari tumpukan keripik kentang itu sendiri. Hanya saja, kemasan custom semacam ini justru paling efektif menggaet banyak konsumen baru loh karena amat unik. Model Easy Open Cukup familier dengan pengemasan tisu basah bukan? Nah, kemasan keripik kentang ini sepertinya terinspirasi dari produk tisu basah. Bentuk kemasan ini menawarkan kemudahan bagi konsumen dalam membuka kemasan. Namun, cukup rentan melempem jika keripik tidak langsung habis termakan. Visual Branding Kemasan dapat menjadi media branding paling efektif. Begitu juga dengan produk keripik kentang yang satu ini. Dengan mengusung tagline “natural chips,” brand ini menunjukkannya lewat kemasan. Terdapat gambar lahan pertanian dan tomat segar yang seakan hendak menunjukkan bahan baku produk keripik ini adalah dari bahan alami. Kemasan Bentuk Tabung Selain bahan kemas plastik, produk keripik kentang juga banyak memiliki kemasan dari kaleng. Tujuannya adalah untuk menjaga produk tetap renyah dan dapat konsumen simpan dalam waktu cukup lama. Adanya penutup pada kemasan membuat kualitas produk tetap terjaga saat disimpan. Kemasan Kertas Sebenarnya tidak banyak produk keripik kentang yang memiliki bahan pengemas kertas. Namun, ide kemasan ini sebenarnya juga cukup menarik, terlebih bentuk kemasan dapat mudah berdiri. Kemasan kertas juga memungkinkan produk didesain dengan full color seperti contoh ini. Kemasan Standing Pouch Terakhir, packaging keripik kentang dengan standing pouch juga makin populer akhir-akhir ini. Daripada bahan kertas, kemasan plastik memang jauh lebih fleksibel dan ringan. Selain itu, penambahan fitur zipper pada standing pouch dapat membantu menjaga kerenyahan keripik kentang. Cetak Kemasan Keripik dari FlexyPack Andai kamu juga sedang membutuhkan kemasan untuk produk keripik atau makanan ringan, kamu dapat mengunjungi laman FlexyPack di sini loh. Temukan jenis, bahan, serta ukuran kemasan yang paling sesuai buat produkmu. Konsultasikan kebutuhanmu dengan tim FlexyPack via WhatsApp sekarang. Bersama FlexyPack, produkmu siap NaikLevel dengan kemasan lebih menarik dan cantik! Post Views 1,991 JAKARTA, - Dalam masa karantina seperti ini, masyarakat dituntut untuk memutar otak agar bahan pangan yang ada di dapur tidak mudah busuk. Sehingga mereka tidak perlu sering keluar rumah dan tetap bisa menjaga jarak fisik. Baca juga Terbongkar, Rahasia Resep Kentang Goreng McDonaldsKentang menjadi salah satu bahan makanan yang sering disimpan di dapur. Rupanya ada cara tersendiri untuk menyimpan kentang supaya bisa awet dan tidak mudah busuk. Chef Ardian Wahyu Normansyah, Demi Chef de Partie dari Fourpoints by Sheraton Surabaya Pakuwon Indah membagikan tips dan trik untuk menyimpan kentang dengan baik. "Kalau kentang utuh mentah harus disimpan di tempat kering, karena faktor penyebab cepat busuk itu jika ditaruh atau disimpan di tempat lembab," paparnya saat dihubungi oleh Rabu 6/5/2020. Kalau kentang belum dikupas atau mentah cukup simpan di ruangan yang kering, jangan sampai terkena air karena bisa menyebabkan kentang mentah yang ditaruh dalam suhu ruangan bisa bertahan selama 1 minggu. Dengan catatan, kentang dialasi tisu kering. Jangan masukkan kentang mentah pada wadah tertutup kalau disimpan di suhu ruang, karena akan lembab. PIXABAY/MATTHIAS BOCKEL Ilustrasi kentang kupas yang bisa disimpan dalam kulkas atau langsung dimasak. Jika telanjur mencuci kentang, jangan simpan kentang tapi langsung dimasak. Kentang yang hendak disimpan lebih baik tidak usah dicuci. Bila kentang sudah dikupas, Chef Ardian menyarankan untuk segera menyimpannya di freezer supaya kentang bisa lebih awet. Kentang yang disimpan di freezer akan bertahan hingga 3 bulan, sedangkan apabila menyimpannya di kulkas hanya dapat bertahan maksimal 3 hari. Setelah itu tekstur kentang menjadi lembek. Bogor - Sebagai salah satu produk hortikultura andalan, kentang memang memiliki banyak peminat. Sayangnya, jika salah menyimpan kentang segar, bukannya harga baik yang didapat, justru kerugian diderita oleh petani maupun pengepul. Lantas seperti apakah rekomendasi penyimpanan segar untuk kentang tersebut?"Aspek penting pada penanganan segar kentang yakni pada proses penyimpanan storage. Petani kentang biasanya menyimpan umbi kentang di gudang mereka selama beberapa hari sampai dua bulan, ada juga yang menyimpan di gudang benih, menumpuk umbi kentang di lapangan dan menutupnya dengan terpal atau menunda panen pada saat harga pasar rendah," ungkap Professor Riset Pascapanen Pertanian dari Balai Penelitian Tanaman Sayuran Balitsa, Prof R Ali penyimpanan kentang segar sangat penting? Prof Ali Asgar menuturkan bahwa penyimpanan kentang yang tidak baik dapat menyebabkan kehilangan hasil dan penurunan kualitas kentang. Kehilangan hasil dapat mencapai antara 7,1 persen sampai 25 persen. "Kehilangan hasil juga dapat dipengaruhi oleh waktu simpan. Semakin lama waktu simpan, semakin tinggi risiko kehilangan hasil," satu perbaikan metode penyimpanan kentang bisa dilakukan pada gudang kentang yang dirancang menggunakan lapisan dinding ganda yang diisi penuh dengan jerami padi. "Ventilasi yang tersedia pada tabung di gudang dimasukkan secara vertikal ke dalam tumpukan umbi kentang. Metode ini dapat diperkenalkan kepada petani di daerah produksi kentang di dataran tinggi, karena suhu di dalam tumpukan umbi tidak berbeda nyata dengan suhu kamar," cara dan waktu simpan, pengaturan letak atau susunan kentang dan ventilasi dalam kotak penyimpanan berpengaruh terhadap kualitas kentang terutama pada susut hasil atau jumlah kerusakan. "Tumpukan umbi kentang secara horizontal lebih baik dari tumpukan umbi kentang secara vertikal seperti yang dilakukan oleh petani," lanjut Prof Ali Asgar juga menuturkan bahwa cara penyimpanan dan varietas umbi kentang mempengaruhi beberapa karakter potato chips seperti pada warna dan penampakan. Metode tersebut dapat berdampak pada stabilitas harga kentang konsumsi di tingkat PenyimpananProf Ali Asgar merekomendasikan inovasi teknologi pendinginan umbi kentang konsumsi, karena lebih ekonomis dan efisien. Namun proses pendinginan pada umbi kentang dapat menyebabkan kandungan kadar gula umbi kentang meningkat. Hal tersebut dapat berpengaruh terhadap penampakan keripik kentang sehingga kurang disukai konsumen."Oleh karena itu teknik perbaikan penyimpanan kentang dengan teknologi pendinginan perlu dilakukan untuk mencegah peningkatan kadar gula umbi kentang. Perlakuan untuk menjaga kualitas umbi kentang dengan pendinginan adalah dengan penyimpanan pada suhu 7°C dan 10°C dengan waktu pengkondisian 9 hari," lapisan lilin termasuk inovasi teknologi penyimpanan umbi kentang yang efektif. Pada penggunaan konsentrasi lapisan lilin empat persen dapat menjaga kualitas kentang selama tiga bulan sehingga penampilan kentang paling disukai oleh penyimpanan kentang segar tergantung pada ukuran/kelas kentang grading berdasarkan parameter kualitas keseragaman bentuk dan ukuran berat dan diameter, varietas kentang dan umur panen kentang. Dari kegiatan pengkelasan grading diperoleh hasil umbi yang seragam, baik ukuran maupun ini memudahkan penentuan harga dan pemasarannya, pengemasan dan penyusunan kentang dalam wadah, serta memberikan kepercayaan dan kepuasan pada konsumen sehingga menjamin kestabilan pemasaran. Selain itu, produk kentang yang dihasilkan bisa diterima konsumen karena sesuai dengan standar kentang mempengaruhi metode penyimpanan kentang. Ketika kentang kultivar Margahayu disimpan pada suhu kamar, kandungan kadar air, pati dan vitamin C dalam kentang tersebut segi periode penyimpanan, umbi kentang yang disimpan selama 0 hari memiliki kualitas paling baik dibandingkan dengan umbi kentang yang disimpan selama 20, 40, dan 60 hari. Hal ini menandakan semakin lama periode penyimpanan, semakin menurun kualitas kentang yang penyimpanan juga dipengaruhi oleh umur panen. Umur panen 100 hari setelah tanam menghasilkan kualitas umbi kentang yang baik dan disukai oleh konsumen dibandingkan dengan umur panen 90 dan 110 hari. Perhatikan, Begini Cara Menyimpan Kentang Agar Awet dan Tak Cepat BusukKentang adalah salah satu sumber karbohidrat baik penyuplai energi tubuh. Kentang sering dijadikan sebagai lauk makan karena mudah diolah menjadi berbagai masakan. Untuk menghasilkan olahan kentang yang baik, tidak hanya proses masaknya yang harus Anda perhatikan, tapi juga penyimpanannya. Lantas, seperti apa cara menyimpan kentang yang tepat untuk menjaga daya simpannya? Simpan di tempat kering dan jauh dari sinar matahari Kentang sebaiknya disimpan di tempat yang tidak terlalu dingin, sejuk tapi kering, dan sirkulasi udaranya baik. Maka itu, hindari menyimpan kentang di kulkas. Sebagai gantinya Anda bisa meletakkan kentang dalam wadah khusus di dapur. Tujuannya untuk menjaga agar rasa alami kentang tidak mudah berubah, sekaligus menunda pembentukkan kecambah pada kulit kentang sebagai tanda awal pembusukkan. Penyimpanan kentang di suhu yang lebih rendah juga membantu menjaga kandungan vitamin C di dalamnya. Selain itu, cara menyimpan kentang lainnya yang harus Anda perhatikan adalah dengan menjauhkan kentang dari paparan sinar matahari. Sebuah penelitian yang dimuat dalam Critical Reviews in Food Science and Nutrition, menyatakan bahwa paparan sinar matahari langsung bisa menghasilkan zat kimia beracun yang disebut solanine. Selain menimbulkan rasa pahit saat dimakan, solanine tergolong beracun bila dikonsumsi dalam jumlah banyak. Jangan ditaruh di wadah yang tertutup rapat Sebisa mungkin, hindari menyatukan tempat penyimpanan kentang bersama dengan buah atau sayuran lainnya, seperti pisang, apel, bawang, serta tomat. Pasalnya, buah dan sayuran yang telah matang ini akan menghasilkan gas etilena guna membantu melunakkan dan meningkatkan kadar gula dalam produk pangan tersebut. Jika disimpan dalam wadah yang sama, maka buah dan sayur matang bisa mempercepat proses pembusukkan kentang. Di sisi lain, Anda bisa menyimpan kentang dalam paper bag atau wadah terbuka untuk memastikan kentang mendapat udara yang baik guna mencegah terjadinya pembusukan yang lebih cepat. Maka, jangan menyimpan kentang dalam wadah tertutup, misalnya kantung plastik atau tempat penyimpanan makanan dengan tutup rapat. Kondisi ini bisa menghambat sirkulasi udara, yang kemudian akan memicu pertumbuhan jamur dan bakteri pada kentang. Cara menyimpan kentang yang sudah dikupas tidak sama dengan yang masih segar Kentang segar yang masih diselimuti dengan kulitnya tidak boleh langsung Anda cuci. Mencuci kentang beserta kulitnya justru bisa menciptakan kondisi lembap yang mendorong tumbuhnya jamur dan bakteri. Meski terlihat kotor dan penuh dengan tanah, biarkan kentang tetap dalam kondisi tersebut sampai siap untuk diolah dan dibersihkan. Nah, lain lagi aturannya untuk menyimpan kentang yang telah dikupas dan dibersihkan dari kulitnya. Dalam kondisi ini, biasanya kentang akan lebih mudah menghitam saat terpapar dengan udara bebas. Hal ini dipicu oleh kandungan polifenol oksidase dalam kentang yang akan bereaksi dengan oksigen, sehingga bisa mengubah daging kentang menjadi berwarna kecokelatan atau keabu-abuan. Untuk mencegahnya, Anda bisa merendam kentang dalam baskom berisi air. Penting untuk diingat, teknik ini hanya dapat digunakan untuk kentang yang akan dimasak pada hari yang sama. Sebab jika dibiarkan berada dalam air selama lebih dari 24 jam, kentang akan menyerap air dalam jumlah banyak sehingga mengubah rasa alaminya.

wadah pengemasan yang baik untuk kentang berupa