Pembaruandalam tari kreasi baru, di antaranya, berupa pengolahan gerak yang lebih bebas, busana tari yang lebih bervariatif, dan iringan tari dengan komposisi yang beragam. Kelompok tari pertunjukan yang hanya ditarikan oleh seorang penari digolongkan sebagai tari tunggal. Akan tetapi, tari tunggal tidak mutlak harus ditarikan oleh seorang Dalamuraian di atas dapat disimpulkan bahwa tari menurut penyajiannya dapat dibagi 3 yaitu: 1) Tari Tunggal (dibawakan satu orang) 2) Tari Berpasangan (dibawakan oleh dua orang peran, dimana peran yang satu dengan lain saling melengkapi), 3) Tari Massal tarian yang dibawakan oleh banyak orang, juga bisa membawakan suatu cerita lengkap atau DidikHadiprayitno, SST (dengan nama lahir Kwee Tjoen Lian, lalu Kwee Tjoen An) yang lebih dikenal sebagai Didik Nini Thowok lahir di Temanggung, Jawa Tengah, 13 November 1954.Ia adalah penari, koreografer, komedian, pemain pantomim, penyanyi, dan pengajar. Banyak penghargaan telah diberikan kepada Didik Nini Thowok seluruh karya-karyanya dan gaya yang Bagaimanaseharusnya sikap para penari dalam membawakan tari berkelompok. Question from @Silma1711 - Sekolah Menengah Pertama - Seni. June 2020 1 10 Report. Bagaimana seharusnya sikap para penari dalam membawakan tari berkelompok . davidhamzah123 Harus melakukan tarian scr bersama sama agar terlihat lebih kompak satu sama lain . 1 votes memainkanperan penting dalam fungsi social, Tarian membantu orang-orang dalam sebuah bangsa atau kelompok etnis untuk memahami hubungan mereka satu sama lain dan dengan leluhur mereka. Unsur – Unsur Tari 1. Gerak pada dasarnya merupakan fungsionalisasi dari tubuh manusia (anggota InXvCKj. Tari Kelompok –Jenis tarian yang ada di Indonesia sangatlah banyak. Jika dilihat dari jumlah penarinya, maka akan terbagi menjadi tari kelompok, tari tunggal, dan tari berpasangan. Setiap jenis tarian tentunya sangat menarik untuk dibahas. Pada uraian kali ini, maka akan dibahas mengenai tarian kelompok secara menyeluruh dan mendetail. Sesuai dengan namanya, tarian kelompok akan ditarikan secara berkelompok dengan jumlah penari lebih dari dua. Dengan jumlah penari yang tergolong banyak, maka akan terbentuk susunan gerakan yang menarik untuk dilihat. Jika penasaran mengenai seluk-beluk tarian ini, maka simak penjabaran dan pembahasannya di bawah ini Contoh dan Asal Tari Kelompok Indonesia memiliki jenis tari kelompok yang sangat banyak. Hampir setiap daerah memiliki salah satu contoh dengan jalan ceritanya masing-masing. Bagi yang sedang mempelajari jenis tarian kelompok ini, maka harus tahu dulu apa saja daftar contohnya. Simak daftar yang ada di bawah ini beserta dengan penjelasannya 1. Tari Piring Contoh tarian pertama yang masuk dalam golongan tarian kelompok adalah Tari Piring. Secara khusus, tarian ini berasal dari wilayah Sumatera Barat. Sesuai dengan namanya, properti utama yang difungsikan dalam aspek tarian ini adalah piring. Komponen piring akan dipegang oleh setiap penari dalam setiap gerakannya. Meski ada banyak jenis gerakan yang ditampilkan, namun piring yang ada di tangan penari tidak akan jatuh. Hal ini bisa terjadi karena keseimbangan dan kestabilan penari yang baik selama gerakan tarian dilakukan. Tarian ini biasanya akan ditampilkan dalam kegiatan rasa syukur masyarakat setelah panen raya dilakukan di daerah. Baca Juga Tari Ketuk Tilu 2. Tari Saman Kemudian ada juga tarian kelompok yang diberi nama Tari Saman. Tarian ini berasal dari wilayah Aceh. Saat ini, Tari Saman sudah masuk dalam kancah internasional karena keunikannya. Pada tarian ini, setiap penari akan duduk berjajar dan melakukan berbagai gerakan. Mulai dari menepuk pundak, menepuk, dada, dan berbagai gerakan lainya. Tarian ini ditampilkan sebagai salah satu media dakwah. Sejak awal pembentukannya, fungsi inilah yang melekat dalam Tari Saman. Ada unsur Islam dan Melayu yang sangat kental dalam tarian ini. Tidak heran jika dalam tarian ini akan ada banyak syair yang mengandung makna dakwah atau makna nasihat yang dalam. 3. Tari Zapin Lalu ada juga Tari Zapin yang berasal dari wilayah Riau. Secara konsep, tarian ini akan mengadopsi nuansa Melayu yang sangat kental. Penari perempuan yang menarikan tarian ini akan memakai tambahan selendang. Sedangkan untuk properti khusus atau yang lainnya, tidak diperlukan dalam tarian ini. Secara khusus, tarian ini akan memberikan nasihat mendalam untuk para penontonnya. Pesan keagamaan juga sangat kental sehingga tarian ini memiliki nilai positif yang sangat besar. Bukan hanya sebagai tarian hiburan, tarian ini juga bisa dipakai sebagai sarana dakwah pada beberapa kesempatan. Baca Juga Tari Kijang 4. Tari Kecak Tari Kecak masuk dalam jenis tarian kelompok lainnya. Dikatakan sebagai tarian kelompok karena jumlah penari dalam tarian ini bisa mencapai puluhan orang. Tarian ini sangat populer tidak hanya secara nasional, tapi juga secara aspek internasional. Bahkan, banyak wisatawan golongan mancanegara yang tertarik pada tarian ini. Secara konsep, tarian ini sangatlah unik. Jalan cerita yang digambarkan adalah tentang Dewi Sinta dan Sri Rama. Penari yang menarikan tarian ini akan berteriak membentuk suatu irama tertentu selama penampilan. Sehingga, suara penari akan memenuhi keseluruhan tarian dengan ciri khasnya yang unik dan menarik. 5. Tari Janger Selain Tari Kecak, tarian yang berasal dari Bali dan ditarikan secara berkelompok lainnya adalah Tari Janger. Tarian ini secara khusus diciptakan sekitar tahun 1930-an dan dipakai sebagai tarian pergaulan. Sampai saat ini, tarian ini masih terus disuguhkan di banyak poin kesempatan sebagai bentuk pelestarian budaya. Secara khusus, tarian ini akan ditampilkan 5 pasang penari pria dan wanita. Setiap penari akan menyanyikan lagu Janger secara bergantian. Konsep ini sendiri tergolong unik karena nantinya tiap penari akan saling bersahutan dalam menyanyikannya. Hal ini juga tidak akan ditemui di tarian daerah lainnya. 6. Tari Gambyong Khusus tarian kelompok dari Jawa Tengah, ada tarian bernama Gambyong. Penari wanita akan secara khusus membawakan tarian ini dengan gerakan yang lemah lembut. Dulu saat awal pembentukannya, tarian ini dipakai sebagai hiburan di kerajaan. Namun sekarang, tarian ini sudah bisa dinikmati masyarakat dengan mudah. Karena mengadopsi budaya Jawa yang kental, tarian ini juga memiliki komponen aturan-aturan tertentu yang harus diikuti. Misalnya pada segi gerakan, maka akan dikenal 3 gerakan utama. Ada gerakan maju beksan, beksan, dan mundur beksan. Semua gerakan ini harus ada dalam tarian dan tidak boleh dihilangkan salah satunya. Baca Juga Tari Kipas Pakarena 7. Tari Serimpi Tarian yang berasal dari Jawa Tengah lainnya adalah Tari Serimpi. Nilai sakral pada tarian ini sangatlah besar karena dulunya dipakai dan dimainkan hanya di kerajaan saja. Orang-orang yang menarikan tarian ini juga tidak bisa sembarangan. Ada aturan-aturan khusus yang harus diikuti dan dipahami sebelum pementasannya. Namun saat ini, tarian ini sudah bisa ditarikan oleh siapa saja. Jika dulunya hanya ditampilkan pada acara penting saja, sekarang sudah bisa dilihat atau ditonton di berbagai kesempatan. Meski ada penambahan fungsi, namun fungsi utama dalam tarian ini masih tetap melekat dan secara khusus masih tetap ada. 8. Tari Gantar Tari Gantar adalah tarian yang berasal dari Kalimantan Timur. Secara khusus, tarian ini adalah perpaduan budaya dari Suku Dayak Tunjung dan Suku Dayak Benuaq. Dulu saat awal pembentukannya, tarian ini dipakai sebagai media dalam penyambutan tamu. Sehingga, tarian ini tidak bisa ditampilkan di sembarang waktu. Namun saat ini, tarian ini bisa dilihat masyarakat dengan mudah. Hal ini tentunya akan memudahkan berbagai pihak mengingat tarian ini sangat populer. Ada banyak aspek yang membuat tarian ini digemari banyak pihak. Salah satunya adalah karena gerakan yang ditampilkan cenderung unik dan menarik. 9. Tari Tortor Sumatera Utara juga memiliki jenis tarian kelompok yang diberi nama Tari Tortor. Tarian ini akan ditarikan oleh pria dan wanita secara campuran yang jumlahnya bisa sampai belasan. Hal ini tentunya sangat unik dan menarik untuk ditonton. Dengan jumlah penari yang banyak, maka tempat pementasannya akan ,terlihat penuh. Dulu saat tarian ini muncul, kegunaannya hanya untuk acara penting saja. Misalnya untuk kegiatan yang berkaitan dengan upacara kesembuhan, kematian, dan yang lainnya. Hal ini tentunya membuat nilai dari tarian ini juga sakral. Namun saat ini, fungsi ini mengalami pergeseran dan semakin berbeda di beberapa aspeknya. Sekarang, masyarakat sudah bisa melihat tarian ini dengan mudah tanpa harus menunggu acara penting. Dengan demikian, masyarakat bisa menikmatinya secara mudah. Ada beberapa aspek yang membuat tarian ini menjadi populer. Salah satunya adalah karena gerakan menghentakkan kaki tiap penari yang unik untuk dilihat. Properti Tari Kelompok Komponen properti tentunya penting untuk setiap jenis tarian. Oleh sebab itu, tari kelompok juga harus memiliki properti tertentu. Jenis properti untuk tarian kelompok tentunya berbeda untuk tiap jenis tarian. Semua komponen properti juga akan disesuaikan dengan konsep dan jalan cerita yang dibawakan dalam tarian. Misal untuk Tari Piring, maka membutuhkan piring. Untuk Tari kipas, akan membutuhkan properti kipas. Jumlah properti untuk tiap tarian juga akan disesuaikan dengan jumlah penarinya. Dengan adanya properti ini, maka karakter penari bisa lebih terlihat dan jalan cerita yang dibawakan juga lebih jelas dan terstruktur. Pola Lantai Tari Kelompok Pola lantai untuk setiap jenis tarian tentunya berbeda. Untuk tari kelompok sendiri, jenis pola lantai yang bisa dipakai jauh lebih bervariasi daripada jenis tari berpasangan atau solo. Pilihan pola lantai yang bisa dipakai adalah pola garis lurus, pola melingkar, pola zig-zag, pola membentuk huruf, dan jenis pola lainnya. Satu tarian biasanya akan memakai beberapa pola berbeda. Karena jumlah penarinya terdiri dari beberapa orang, maka konsep pola lantainya tentu bisa membentuk keselarasan tertentu. Hal ini tentunya sangat menarik untuk dilihat. Meski kombinasi pola lantai ditampilkan, namun gerakannya tetap padu dan selaras. Gerakan Tari Kelompok Jika berbicara mengenai gerakan tari kelompok, tentunya tidak akan terlepas dari konsep dan cerita yang diusung. Oleh sebab itu, gerakan untuk setiap tarian kelompok juga akan berbeda-beda. Asal tarian juga memiliki andil besar dalam penggunaan gerakan untuk jenis tarian kelompok yang dibahas ini. Tentunya gerakan yang akan ditampilkan sangat beragam. Ada gerakan yang lemah lembut, ada juga gerakan yang dinamis dan terkesan cepat. Semua jenis gerakan yang ada tentunya tetap menarik untuk dilihat. Konsep gerakan yang ditampilkan juga akan disesuaikan dengan komponen cerita yang diusung. Keunikan Tari Kelompok Keunikan yang muncul dalam tari kelompok juga bisa dilihat dari berbagai sisi. Misalnya untuk jumlah penari, maka akan terdiri dari beberapa penari yang tentunya lebih dari dua. Bahkan, ada juga tarian kelompok yang jumlah penarinya hingga puluhan. Meski jumlah penarinya banyak, namun gerakan yang ditampilkan tetap selaras dan padu. Hal ini tentunya sangatlah unik. Penari pastinya akan membentuk formasi yang pas sehingga setiap gerakannya bisa terlihat menarik untuk ditampilkan. Selain itu, tarian kelompok akan cenderung memiliki aspek pemenuhan panggung yang pas. Karena jumlah penarinya banyak, maka panggung akan terlihat penuh dan menarik untuk dilihat. Fungsi Tari Kelompok Sama seperti tarian jenis lainnya, tari kelompok tentunya juga memiliki fungsi khusus di dalam pementasannya. Fungsi ini tentunya akan disesuaikan dengan jenis atau nama tariannya. Fungsi mendasar yang seringkali muncul dalam tarian semacam ini tentunya juga disesuaikan dengan kisah yang diadopsi dalam tarian. Biasanya, tarian kelompok berfungsi sebagai sarana acara adat, sebagai hiburan masyarakat, serta sebagai media melestarikan budaya. Dengan jenis fungsi yang beragam ini, maka tarian yang dibawakan juga memiliki nilai tersendiri. Biasanya, tarian yang fungsinya sebagai sarana adat akan memiliki nilai sakral yang lebih tinggi Penutup Artikel Tari Kelompok Itulah penjelasan mengenai tari kelompok secara menyeluruh. Mulai dari contoh tariannya, propertinya, fungsi, hingga keunikannya sudah dijabarkan secara mendetail. Dengan adanya pembahasan ini, maka bisa dijadikan wawasan tambahan bagi berbagai pihak. Hal ini tentunya penting karena bisa dijadikan metode untuk melestarikan budaya. Tari Kelompok Home » Umum » Dalam membawakan tari kelompok harus? Dalam membawakan tari kelompok harus? Dalam membawakan tari kelompok harus? mandiri tangkas kompak ceria Semua jawaban benar Jawaban C. kompak Dilansir dari Encyclopedia Britannica, dalam membawakan tari kelompok harus kompak. Rekomendasi1. Proses interaksi sosial akan terjadi apabila memiliki… Jawaban 1. Proses interaksi sosial akan terjadi apabila memiliki syarat C kontak sosial dan komunikasi. 2. Seorang bayi yang…Tari Kipas Pakarena termasuk jenis tari? Tari Kipas Pakarena termasuk jenis tari? Berpasangan Tari berkelompok Tari mandiri Tunggal Kunci jawabannya adalah B. Tari berkelompok. Dilansir dari…20 Cara Efektif Memutihkan Kulit Secara Alami Caramedika - Beberapa orang usaha memperoleh kulit ceria dengan memakai produk kecantikan atau perawatan mahal di salon. Tetapi, perlakuan itu…Berikut faktor-faktor yang mendorong kerjasama ekonomi antar… Berikut faktor-faktor yang mendorong kerjasama ekonomi antar negara, kecuali,? Keinginan membuka kerjasama, hubungan politik, dan dukungan dari Negara lain Tuntutan…Improvisasi adalah melakukan sesuatu tanpa persiapan Improvisasi adalah melakukan sesuatu tanpa persiapan. Dalam bernyanyi merupakan pengembangan ornamentasi pada sebuah lagu dengan tujuan agar lagu terdengar tidak…tangga nada pada lagu yang dinyanyikan terdengar ceria… tangganada pada lagu yang dinyanyikan terdengar ceria adalah? mayor minor melodis harmonis Semua jawaban benar Berdasarkan pilihan diatas, jawaban yang…Ciri-Ciri Pubertas Anak Laki-laki Sobat, selamat datang di artikel kali ini yang membahas ciri-ciri pubertas pada anak laki-laki. Pubertas adalah masa peralihan dari masa…Properti tari serampang dua belas berasal dari Apa properti tari serampang dua belas ? Jawaban Pendahuluan Seni merupakan sebuah karya manusia yang mengandung unsur-unsur keindahan. Seni smemiliki…Cara Menghitung Persentase Jumlah Penduduk dengan Mudah Definisi Persentase Jumlah Penduduk Persentase jumlah penduduk adalah istilah yang sering digunakan dalam ilmu ekonomi, statistik, dan demografi untuk mengukur…Tujuan proposal berdasarkan penggalan latar belakang di atas… Menentukan tujuan proposal. Contoh Kebudayaan merupakan karakter dan jati diri bagi setiap bangsa. Bangsa Indonesia memiliki keragaman seni budaya., terutama…Kebalikan dari sikap mandiri adalah? Kebalikan dari sikap mandiri adalah? mengemis meminta malas bergantung pada orang lain Kunci jawabannya adalah D. bergantung pada orang lain.…Saat menarikan tari Bungong Jeumpa, ekspresi wajah kita… Saat menarikan tari Bungong Jeumpa, ekspresi wajah kita harus? bersemangat dan berteriak-teriak ceria dan bersemangat sedih dan murung susah hati…Proses interaksi sosial akan terjadi apabila memiliki… Jawaban 1. Proses interaksi sosial akan terjadi apabila memiliki syarat C kontak sosial dan komunikasi. 2. Seorang bayi yang…Fungsi gerakan ayunan lengan saat melakukan jalan cepat… Dalam melakukan jalan cepat, tujuan dari melakukan gerakan ayunan lengan adalah B untuk keseimbangan. Dalam melakukan jalan cepat, yang termasuk…Iringan tari harus sesuai agar dapat menyatu dengan … tari? Iringan tari harus sesuai agar dapat menyatu dengan … tari? gerakan properti tempo suara Kunci jawabannya adalah A. gerakan. Menurut…Unsur utama sebuah tari adalah Tari/tarian adalah sebuah cabang dari bidang seni yang tersusun dari berbagai macam unsur. Unsur-unsur tersebut dinamakan Unsur Tari. Unsur dalam…List Sekolah Luar Biasa SLB Terbaik di Kota Depok Kota Depok Prov. Jawa Barat Punya Sejumlah Sekolah Luar Biasa SLB Terbaik menurut Akreditasinya, Kota Depok memiliki 12 Sekolah Luar…Contoh perilaku yang meneladani asmaul husna As-Samad yaitu? Contoh perilaku yang meneladani asmaul husna As-Samad yaitu? Disiplin waktu Mandiri tawakkal Pemberani 0 Berdasarkan pilihan diatas, jawaban yang paling…Cara Menghitung Persentase dari Angket Pengertian dari Persentase Angket Apakah Anda tahu apa itu persentase angket? Dalam dunia survei, persentase angket adalah metode pengumpulan data…Berikut yang bukan contoh usaha yang dikelola secara… Berikut yang bukan contoh usaha yang dikelola secara perorangan adalah? toko kelontong pedagang kaki lima tukang cukur rambut koperasi desa… Navigasi pos Artikel Terkait Pola Lantai pada Tari Berkelompok Harus Dilakukan dengan Apa?, Foto melakukan seni tari diperlukan beberapa persiapan yang matang. Apalagi jika menari dalam kelompok harus lebih kompak. Kekhasan dan kekuatan koreografi tari rampak atau massal ini adalah setiap sikap dan gerak dari keseluruhan koreografi diungkapkan oleh jumlah penari yang minimal dua orang atau lebih dengan perwujudan yang sama atau seragam. Sisi kesulitan bagi para penari di sini adalah harus mampu menjalin kekompakan/harmoni dan kejelian mengekspresikan seluruh anggota tubuhnya sehingga menjadi seragam sampai timbul pertanyaan, pola lantai pada tari berkelompok harus dilakukan dengan apa? Simak jawaban dan ulasannya di sini. Pola Lantai pada Tari BerkelompokPola Lantai pada Tari Berkelompok Harus Dilakukan dengan Apa?, Foto dari buku Buku Siswa Seni Budaya SMP/MTs Kelas 9 karya Sri Sudaryati 2022 394, Tari kelompok adalah tari yang dilakukan oleh lebih dari seorang penari dengan gerakan-gerakan yang seragam rampak. Untuk memenuhi keseragaman gerak maka akan terjadi penyederhanaan gerak, atau sudah ditata sedemikian rupa sehingga tingkat kerumitannya tidak terlalu menyulitkan untuk dilakukan lantai pada tari berkelompok harus dilakukan dengan memperhatikan jumlah penari. Pola lantai adalah susunan posisi penari saat dan selama menampilkan tarian. Fungsi pola lantai adalah mengatur perpindahan, pergerakan serta pergeseran posisi penari. Aspek yang ditonjolkan dalam tari kelompok adalah kekayaan dan variasi pola lantainya. Bahkan dalam bentuk yang massal atau kolosan, pola-pola lantainya sering berbentuk kelompok biasanya membawa tema tertentu atau dapat pula membawakan suatu cerita lakon. Pergelaran tari kelompok dengan menyajikan lakon memerlukan media penyampaian agar mampu mengungkapkan apa yang hendak disampaikan. Pola lantai dapat membenahi sebuah tarian agar lebih tersusun rapi dan jawaban untuk pertanyaan pola lantai pada hari berkelompok harus dilakukan dengan apa. Jawaban paling tepat adalah dengan memperhatikan jumlah penari. Jumlah penari ini akan menentukan bagaimana pola lantai akan terbentuk dan tersusun sehingga menampilkan tarian yang menarik, rapi, dan bagus. Semoga bermanfaat. UMI M. Ulum07 Februari 2022 0226Jawaban terverifikasiHallo Ari B, Kak Ulum bantu jawab ya. Jawaban yang tepat adalah c. kompak. Yuk, simak penjelasannya. Seni tari berkelompok adalah suatu bentuk tari yang dipertunjukkan oleh lebih dari dua orang penari. Beberapa hal yang diperlukan dalam melakukan tari kelompok, antara lain - Kekompakan. - Keindahan. - Keluwesan. - Keselarasan. - Improvisasi. Jadi, dalam membawakan tari kelompok harus c. kompak. Semoga membantu ya. Tari merupakan salah satu cabang seni yang menitik beratkan pada seni ekspresi jiwa dalam bentuk gerak yang indah dan memiliki musik iringan tertentu. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI tari merupakan seni yang memiliki gerak-gerak disimpulkan bahwa tari merupakan salah satu kesenian yang mempertunjukkan gerak tertentu sesuai dengan irama musik pengiringnya. Dengan adanya ekpresi penjiwaan yang dibawakan oleh seorang penari akan memiliki daya tarik tersendiri bagi penonton yang tari sendiri telah memilki usia ratusan tahun dan biasanya dipertunjukkan saat acara-acara tertentu seperti pagelaran adat, persembahan, peringatan, dan atau penyambutan tamu penting yang sedang berkunjung ke daerah tari di Indonesia berdasarkan bentuk penyajiannya dibedakan menjadi beberapa macam. Biasanya macam-macam jenisnya masih memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya. Berikut adalah jenis tari berdasarkan bentuk penyajianya dan Tari TunggalTari tunggal adalah tari yang dibawakan oleh satu orang penari baik laki-laki maupun perempuan. Pada bentuk tari tunggal pola gerakan yang dibawakan biasanya adalah fokus pada suatu objek tertentu. Objek yang dimaksud dapat berupa bintang, hewan, manusia, maupun penokohan dari suatu cerita penggambaran seorang tokoh pada suatu cerita tertentu.Pembawaan tari tunggal membuat penari dapat bebas berekspresi tanpa harus berpikir untuk menyamakan gerakan dengan penari lainnya. Seklaipun demikian, penari tari tunggal harus memiliki rasa percaya diri yang itu, penari juga dituntut untuk bisa mengisi ruang pentas yang disediakan untuk menari agar tidak terlihat sepi atau kosong. Contoh tari tunggal yaitu Tari Gatotkaca, Tari Topeng Kelana, dan Tari Panji. Sekalipun tarian ini memiliki keunggulan yang berbeda dengan jenis penyajian tari tari tunnggal banyak yang menilai memiliki tingkat kerumitan gerakan paling tinggi jika dibandingan dengan bentuk penyajian tarian Tari Berpasangan/ DuetTari berpasangan atau duet adalah tari yang dibawakan oleh dua orang. Dimana dalam membawakan tari perpasangan/ duet gerakan penari tidak selalu sama. Akan tetapi, gerakan dalam tari berpasangan ini biasanya saling memiliki keterpautan atau keterpaduan antara dua gerak berpasangan atau duet dapat dilakukan dengan pasangan sama lawan jenis maupun beda lawan jenis. Persiapan dalam membawakan tari berpasangan tidak jauh beda dengan persiapan dalam membawakan tari terpenting dalam persiapan untuk membawakan tari ini adalah sering berlatih dengan pasangan atau duet penari. Hal ini diharapakan dengan seringnya berlatih maka akan terbentuk gerak yang harmonis atau keserasian dalam menari. Contoh tari berpasangan atau duet yaitu Tari Payung, Tari Bambangan Cakil, Tari Legong, dan Tari Tari KelompokTari kelompok adalah adalah tari yang dibawakan oleh beberapa orang penari. Tari ini hampir memiliki kesamaan dengan tari berpasangan atau duet, namun jumlah penarinya lebih banyak. Dalam tari kelompok biasanya terdapat beberapa gerakan penari yang sama dan ada pula yang tidak penari menampilkan gerakan yang tidak sama biasanya gerakan tersebut tetap menciptakan keterpaduan antar gerak penarinya. Sisi estetika ruang sangat diperhatikan oleh para penari tari disajikan dengan banyak penari ruang dalam pentas tari tidak boleh terlihat terlalu sesak maupun terlalu kosong. Hal ini akan menyebabkab ketertarikan dan daya nyaman tersendi bagi penikmat tari yang sedang menonton pertunjukkan kelompok sendiri masih dapat dibedakan menjadi dua, yaitu tari kelompok tanpa dialog dan tari kelompok dengan dialog. Tari kelompok tanpa dialog contohnya adalah tari bedhaya dan tari serimpi. Sedangkan, tari kelompok dengan dialog contohnya adalah wayang orang dan Tari kelompok merupakan tarian yang memiliki gerakan paling mudah jika dibandingkan dengan bentuk penyajian tari lainnya. Sekalipun mudah, kekompakkan adalah kunci utama yang harus dijaga oleh para penari untuk menyajikan tarian ini ke Tari MassalTari massa adalah tarian yang dilakukan dengan jumlah penari yang cukup banyak. Gerakan dalam tari massal selalu sama antara penari satu dengan penari yang lainnya. Pada tari ini tidak ditemukan adanya jalinan gerakan yang memiliki satu tari massal busana atau kostum yang dikenakan oleh para penarinya biasanya juga sama. Hanya pada tari massal tertentu terjadi perbedaan busana akibat adanya pembagian pola gerak tertentu pada tarian yang akan dibawakan. Contoh dari tari massal adalah Tari Gombyong, Tari Golek, Tari Jaranan, dan lainnya.

dalam membawakan tari kelompok harus