Oratorid,PALI- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Jambore Pemuda Daerah (JPD) selama tiga hari mulai 26-28 Maret 2019. Kegiatan JPD dengan tema Peran Serta Pemuda Dalam Menyikapi Teknologi ini secara resmi dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PALI Syahron Nazil SH yang mewakili Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM, Selasa (26/3) di halaman Sanggar []
ProgramJambore Pemuda Indonesia (JPI) adalah salah satu dari sekian banyak program yang diamanatkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) kepada instansi daerah yang menangani urusan kepemudaan baik di tingkat Provinsi maupun di tingkat Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia dalam memberikan pelayanan
Hampir semua provinsi sudah ada proses seleksi rutin lewat kegiatan Jambore Pemuda daerah (JPD). Yang ikut JPI merupakan pemuda pilihan terbaik dari kegiatan JPD oleh Dispora-Dispora Provinsi
Martapura -Kabupaten OKU Timur siap menjadi tuan rumah Jambore Petani Milenial Nasional Regional Sumbagsel. Pemkab OKU Timur menyatakan mendukung penuh terlaksananya kegiatan tersebut. Hal ini ditegaskan Bupati OKU Timur, H. Lanosin, ST saat menerima audiensi panitia pelaksana Jambore Petani Milenial Nasional, di ruang audiensi Bupati, Senin (1/8/2022). Dikatakan Bupati, dirinya sangat
Sebanyak308 Peserta Jambore Pemuda Daerah (JPD) Tingkat Provinsi Sumsel sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pembukaan yang dipusatkan di objek Minggu, 10 Oktober 2021 Cari
GgrNJY. PEMUDA-pemudi berprestasi dari seluruh provinsi di Indonesia telah tiba di Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Mereka mengikuti kegiatan Jambore Pemuda Indonesia JPI 2019 pada 1-5 November mendatang. Keindahan wilayah Tondano pun langsung menyambut para peserta. Tak pelak keindahan alam Tondano memanjakan mata peserta setiba di Bandara hingga menuju lokasi acara. Seperti diutarakan oleh salah satu peserta Nita yang mengaku terkesima akan keindahan panorama alam Tondano. Bahkan ia mengaku sudah tidak sabar akan kegiatan ini "Pemandangaannya bagus banget, sejak dari Bandara kita sudah kagum dengan kegiatan ini. Saya sudah tidak sabar dengan kegiatan ini," ucap Nita. Jambore Pemuda Indonesia JPI 2019 dipusatkan di Stadion Maesa Tondano. Menteri Pemuda dan Olahraga Menpora Zainudin Amali ini akan membuka secara langsung kegiatan ini. JPI 2019 akan diikuti lebih dari 400 pemuda. Sebanyak 12 pemuda hasil seleksi dari setiap provinsi, ditambah pendamping 34 orang dan liaison officermn LO 34 orang. “Hampir semua provinsi sudah ada proses seleksi rutin lewat kegiatan Jambore Pemuda daerah JPD. Yang ikut JPImerupakan pemuda pilihan terbaik dari kegiatan JPD oleh Dispora-Dispora Provinsi,” jelas Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora, Arifin Madjid. Ajang ini diharapkan bisa menjadi ajang bagi para pemuda dari seluruh Tanah Air untuk berdiskusi, memunculkan inovasi atau gagasan baru untuk menjawab kebutuhan bangsa saat ini dan masa mendatang. Para pemuda wakil dari berbagai daerah ini juga diharapkan bisa merumuskan peran apa yang akan mereka ambil di saat Indonesia menghadapi bonus demografi sekaligus arus deras era digital. "JPI 2019 ini kita harapkan berbeda dengan sebelumnya. Di mana lebih banyak inovasi dan kreativitas. Bisa memunculkan inovasi-inovasi untuk menciptakan suatu yang berkaitan dengan harapan dan kebutuhan bangsa ke depan," ujar Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Prof Faisal Abdullah. Saat ditanya persiapan tuan rumah Pemerintah Kabupaten Minahasa, Abdullah menegaskan,"Hasil pemantauan saat gladi resik tadi sore Rabu/30/10. Semua sudah siap begitupun peserta. Semua didukung penuh Pemkab dan masyarakat Minahasa." OL-09
Jakarta - Kementeraian Pemuda dan Olahraga Republik Kemenpora menggelar Festival Budaya dan Potensi Daerah pada 17-21 Desember 2020 yang digelar secara Virtual. Kegiatan tersebut, merupakan rangkaian dari kegiatan Jambore Pemuda Indonesia 2020. Kegiatan Festival Budaya dan Potensi Daerah diikuti 462 Duta Pemuda yang berasal dari 33 provinsi, kecuali Provinsi Papua. Pada kegiatan festival tersebut, 5 lima provinsi terpilih menjadi provinsi terfavorit, yaitu Jawa Timur, Maluku, Bali, Sulawesi Selatan, dan Bengkulu. Provinsi Jawa Timur dinobatkan sebagai provinsi Terfavorit pilihan Duta Pemuda se-Indonesia dengan meraih 134 suara, disusul Provinsi Maluku dengan meraih 121 suara, kemudian Provinsi Bali dengan 114 suara, berikutnya Provinsi Sulawesi Selatan meraih 110 suara, dan diurutan terakhir Provinsi Bengkulu dengan perolehan 109 suara. Asisten Deputi Bidang Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora RI Arifin Majid menjelaskan, Festival Budaya dan Potensi Daerah digelar selama 4 empat hari pada 17 – 21 Desember 2020. Setiap hari terdapat 8 delapan provinsi yang ditampilkan secara virtual. “Setiap hari ada 8 provinsi yang tampil secara virtual, kemudian sekitar 462 anggota Duta Pemuda se-Indonesia melakukan polling, dan di dapat 5 provinsi terfavorit yang dipilih berdasarkan hasil poling tertinggi”, ujarnya Arifin Majid. Arifin menambahkan, bahwa penilaian provinsi favorit meliputi Konten/Penampilan Budaya dan Potensi Daerah yang disampaikan, Budaya dan Potensi Daerah yang paling menarik menurut Duta Pemuda, dan Provinsi yang paling ingin dikunjungi oleh Duta Pemuda. Beliau juga mengucapkan selamatkepada 5 lima provinsi yang terpilih sebagai Provinsi Terfavorit. Untuk diketahui, bahwa kegiatan Jambore Pemuda Indonesia JPI merupakan kegiatan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kemenpora RI setiap tahun dengan melibatkan ratusan pemuda-pemudi terbaik dari 34 provinsi. JPI bertujuan sebagai upaya peningkatan kapasitas pemuda melalui pendekatan kreativitas muatan lokal dengan menonjolkan nilai-nilai kebudayaan nusantara meningkatkan kepedulian dan partisipasi pemuda dalam pembangunan, dengan harapan dapat meningkatkan nilai-nilai berbangsa dan bernegara serta cinta tanah air. Pelaksanaan JPI juga dimaksudkan sebagai bentuk sarana dalam meningkatkan wawasan dan kreativitas pemuda serta memberikan nilai-nilai cinta tanah air melalui kebudayaan dan potensi muatan lokal kedaerahan. Menurut Deputi Pemberdayaan Pemuda, Faisal Abdullah mengatakan bahwa Kemenpora berharap Jambore Pemuda Indonesia JPI tahun 2020 ini, sekalipun diselenggarakan di masa Pandemi Covid-19, dapat menjadi tempat bagi para pemuda dari seluruh tanah air untuk saling berbagi pengalaman dan berdiskusi untuk menjawab kebutuhan bangsa saat ini. Para pemuda yang mengikuti kegiatan ini, juga diharapkan dapat berbagi pengalaman dan saling menginspirasi satu sama lain dalam menjaga dan merawat persatuan menghadapi Pandemi Covid-19 di daerahnya masing-masing. "JPI 2020 ini kita harapkan berbeda dengan sebelumnya. Dimana lebih banyak inovasi dan kreativitas. Bisa memunculkan inovasi-inovasi untuk menciptakan suatu yang berkaitan dengan harapan dan kebutuhan bangsa saat ini, sehingga dapat memperkuat NKRI di mata dunia", pungkasnya. [TOS] Related Posts Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Transisi Energi Hingga Proyek IKN pada ASEAN-BAC 2023 Pemkot Samarinda dan BBPOM Sidak Kantin Sekolah, Begini Kriteria Kantin Sehat Menurut BPOM HUT Ke-9 AIMI Kaltim, Bersinergi Cegah Stunting Melalui Menyusui Tawarkan Sejumlah Prodi Menarik, Polnes Ajak Calon Mahasiswa Bergabung Lewat Jalur Mandiri Jelang Pra PON, PRUI Kaltim Berencana Gelar Selekprov dalam Waktu Dekat
Rahmat Sukron Ardi Hidayat kedua dari kiri, saat foto bersama dengan 12 orang mahasiswa yang terpilih mengikuti Jambore Pemuda Indonesia JPI Tahun 2019 di Kota Tondano Kabupaten Minahasa, Sulawesi - Berdasarkan hasil seleksi Jambore Pemuda Indonesia JPI Tahun 2019 yang dilaksanakan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur, pada Senin 21/10/2019 lalu, diberitahukan bahwa, Rahmat Sukron Ardi Hidayat, mahasiswa asal Kabupaten Bojoneggoro, terpilih untuk mewakili Jawa Timur dalam Jambore Pemuda Indonesia JPI Tahun 2019, di Kota Tondano Kabupaten Minahasa, Sulawesi Selatan, yang menurut rencana akan dilaksanakan mulai 31 Oktober 2019 hingga 6 November 2019 Sukron Ardi Hidayat, terpilih bersama 12 mahasiswa Jawa Timur lainnya, yang terdiri dari 6 orang mahasiswa putra dan 6 orang mahasiswa putri, setelah melalui proses seleksi, yang merupakan rangkaian dari kegiatan Jambore Pemuda Daerah JPD Jawa Timur 2019, yang telah digelar mulai tanggal 19 - 22 Oktober 2019, di Kepemudaan Dinpora Bojonegoro, Iriantini Asianing Murti SSos tengah, saat foto bersama dengan peserta Jambore Pemuda Daerah JPD Tahun 2019 Kabupaten Bojonegoro, di Pemekasan beberapa waktu lalu. Kepala Bidang Kabid Kepemudaan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Dinpora Kabupaten Bojonegoro, Iriantini Asianing Murti SSos, kepada awak media ini, Jumat 25/10/2019 menuturkan bahwa Jambore Pemuda Indonesia JPI Tahun 2019 tersebut sebagai kelanjutan dari Jambore Pemuda Daerah JPD Jawa Timur 2019, yang telah digelar mulai tanggal 19 sampai 22 Oktober 2019, di dalam JPD Jatim 2019 di Pamekasan, pihaknya mengirimkan 6 orang mahasiswa, terdiri dari 3 orang mahasiswa putra dan 3 orang mahasiswa putri. Dari keenam mahasiswa tersebut, dua orang mahasiswa, terdiri dari seorang mahasiswa putra dan seorang mahasiswa putri, terpilih untuk mengikuti seleksi JPI, namun hanya satu mahasiswa yang terpilih dalam seleksi tersebut."Seorang mahasiswa Bojonegoro, yaitu Rahmat Sukron Ardi Hidayat terpilih mewakili Jatm dalam JPI tersebut," tutur Tinik, panggilan Iriantini, Jumat 25/10/2019.Rahmat Sukron Ardi Hidayat 22, mahasiswa Unesa asal Kabupaten Bojonegoro, yang terpilih mengikuti Jambore Pemuda Indonesia JPI Tahun 2019 di Kota Tondano Kabupaten Minahasa, Sulawesi Sukron Ardi Hidayat 22, adalah mahasiwa Universitas Negeri Surabaya Unesa Semester 1, Jurusan Administrasi Negara, merupakan warga Jalan Lisman Gangg Baru 1 Nomor 01 Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro dihubungi awak media ini melalui sambungan telepon selulernya, Ardi, panggilan Rahmat Sukron Ardi Hidayat, merasa bersyukur bisa mewakili Bojonegoro dan Jawa Timur, dalam Jambore Pemuda Indonesia JPI Tahun 2019, di Kota Tondano Kabupaten Minahasa, Sulawesi Selatan."Alhamdulillah bisa membawa nama baik Kabupaten Bojonegoro. Fokus saya saat ini memang berusah membawa nama Bojonegoro lebih dikenal oleh masyrakat luas," katanya melalui sambungan saat ini mengaku fokus untuk persiapan dalam kegiatan di Minahasa Sulawesi Utara tersebut. "Senang sekali bisa meraih salah satu mimpi saya, untuk berkontribusi pada kota tercinta saya," diketahui, berdasarkan surat dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur, tertanggal 24 Oktober 2019, perihal Pemberitahuan Hasil Seleksi Jambore Pemuda Indonesia JPI Tahun 2019 diberitahukan nama-nama wakil Provisi Jawa Timur, dalam Jambore Pemuda Indonesia JPI Tahun 2019 di Kota Tondano Kabupatten Minahasa Sulawsi Selatan, yaitu sebagai berikutPeserta Putra Rahmat Sukron Ardi Hidayat 22, Kabupaten Bojonegoro; Ilham Canggih Algebra 21, Kabupaten Blitar; Aryandra Lucky Hanggara 24, Kabupaten Nganjuk; Shofi Abidin 20, Kabupaten Tuban; Niko Mohamad Ripai 22, Kabupaten Tulungagung; dan Rizki Kurniawan 21, Kabupaten Putri Laudya Veny Wasito 23 Kota Blitar; Alma Abidah Sakaluri, Kabupaten Ponorogo; Jamila 21, Kabupaten Sampang; Fransisca Octaviani Chartika 19, Kota Malang; Ratri Nur Milasari 19, Kabupaten Malang; dan Roro Ayu Kusumaningtyas 19, Kabupaten 12 perserta tersebut terpilih seorang pendampin, yaitu Ryan Prasetyo Wahyu Nugroho 22 dari Kota Malang. red/imm
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga Kemenpora menggelar Jambore Pemuda Indonesia JPI Tahun 2020 yang diikuti oleh 500 duta pemuda perwakilan dari 34 provinsi yang digelar secara virtual. Kegiatan yang diawali seminar kebangsaan dengan tema 'Bangkit dan Bersatu' yang berlangsung pada 16–21 Desember 2020, menghadirkan pembicara Sekretaris Utama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Sestama BPIP, Karjono Atmoharsono. Karjono mengapresiasi kegiatan JPI yang merupakan wahana menggalang dan menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa. “Di sini kita bisa mengenal budaya antardaerah, bukan untuk perbedaan tapi untuk saling memahami dan menghormati, agar persatuan dan kesatuan bangsa terjalin erat di hati para pemuda Indonesia,” ujar Karjono di Jakarta, Sabtu 19/12.Karjono mewanti-wanti para pemuda untuk mewaspadai adanya ormas radikal yang berpotensi mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa. Karena itu, Karjono mengingatkan kembali perjanjian luhur bangsa Inddonesia. Melalui kegiatan JPI, ia berpesan kepada duta pemuda orovinsi se-Indonesia untuk menghayati perjanjian luhur bangsa Indonesia yang tertuang dalam Pancasila. “Sumpah Pemuda merupakan ruh dari Perjanjian Luhur Bangsa Indonesia yang tertuang dalam lima dasar Pancasila untuk menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan bangsa, tidak ada tawar-menawar,” ucap Karjono. Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora, Arifin Majid, berharap agar duta pemuda yang terpilih dalam kegiatan JPI 2020 dapat betul-betul menyebarluaskan nilai persatuan dan kesatuan bangsa di daerahnya masing-masing. “Nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa harus mendarah daging di jiwa duta pemuda, agar berbagai upaya yang dapat menggangu NKRI dapat teratasi,” merupakan kegiatan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kemenpora setiap tahun dengan melibatkan ratusan pemuda-pemudi terbaik dari 34 provinsi. JPI bertujuan sebagai upaya peningkatan kapasitas pemuda melalui pendekatan kreativitas muatan lokal dengan menonjolkan nilai kebudayaan nusantara meningkatkan kepedulian dan partisipasi pemuda dalam Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Faisal Abdullah mengatakan, instansinya berharap JPI 2020, sekalipun diselenggarakan pada masa pandemi Covid-19, dapat menjadi tempat bagi para pemuda dari seluruh Tanah Air untuk saling berbagi pengalaman dan berdiskusi guna menjawab kebutuhan bangsa saat ini. "JPI 2020 ini kita harapkan berbeda dengan sebelumnya. Di mana lebih banyak inovasi dan kreativitas. Bisa memunculkan inovasi untuk menciptakan suatu yang berkaitan dengan harapan dan kebutuhan bangsa saat ini, sehingga dapat memperkuat NKRI di mata dunia," ucap Faisal. BACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini
JAMBORE Pemuda Indonesia JPI 2019 yang akan digelar di Minahasa, Sulawesi Utara, pada 1-5 November 2019. PJI 2019 harus menjadi ajang bagi para pemuda dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, memunculkan inovasi atau gagasan baru untuk menjawab kebutuhan bangsa saat ini dan masa mendatang. Para pemuda wakil dari berbagai daerah di PJI 2019 juga diharapkan bisa merumuskan peran apa yang akan mereka ambil di saat Indonesia menghadapi bonus demografi sekaligus arus deras era digital. “JPI 2019 ini kita harapkan berbeda dari sebelumnya. Kita berharap lebih banyak inovasi dan kreativitas muncul dari peserta seluruh Indonesia. Mereka bisa memunculkan inovasi-inovasi untuk menciptakan suatu yang berkaitan dengan harapan dan kebutuhan bangsa kedepan,” ujar Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Prof Faisal Abdullah di Jakarta, Selasa 29/10, saat ditanya pelaksanaan JPI 2019. Faisal menegaskan, bonus demografi dengan populasi penduduk usia produktif lebih besar dari nonproduktif, akan mencapai puncaknya dalam waktu yang tidak lama lagi. Hanya sekitar 10 tahun lagi. Tentu saja, tantangan bonus demografi itu akan dan harus dijawab oleh para pemuda saat ini dan mendatang. “Para pemuda harus bisa mengisi dan di sinilah perlu inovasi-inovasi. Tidak hanya siap dan cakap jadi pekerja saja, tapi harus juga mampu mengelola dan mengoptimalkan sumber daya yang ada, baik di tingkat lokal hingga nasional, sehingga tercipta lebih banyak lapangan kerja, memberi nilai tambah yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan,” tambah Faisal. JPI, menurut Faisal, bukan kegiatan seremonial tahunan anak muda berkumpul. Melainkan merupakan tempat betukar pikiran, berdiskusi, dan membahas mada depan bangsa. Sehingga harus ada hasil atau sebuah produk dari JPI, bisa berupa pemikiran gagasan maupun atau konseptual ekonomi. JPI 2019 akan diikuti lebih dari 400 pemuda yang terdiri dari 12 pemuda dari setiap provinsi dan ditambah pendamping 34 orang dan liaison officer LO 34 orang. Jumlah tersebut lebih sedikit jika dibandingkan dengan JPI 2018 yang jumlah totalnya mencapai 544 orang. “Meski jumlah atau kuantitas peserta menurun, kita berharap justru kualitasnya akan lebih meningkat,” kata Deputi yang merupakan Guru Besar dari Universitas Hasannudin Makassar ini. Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora. Arifin Madjid menambahkan, 12 pemuda dari setiap provinsi yang mengikuti JPI 2019 merupakan pemuda-pemuda terbaik hasil seleksi di provinsi masing-masing. “Hampir semua provinsi sudah ada proses seleksi rutin lewat kegiatan Jambore Pemuda daerah JPD. Yang ikut JPI merupakan pemuda pilihan terbaik dari kegiatan JPD oleh Dispora-Dispora Provinsi,” jelas Arifin. Adapun terkait persiapan, Arifin menyampaikan bahwa JPI 2019 sudah siap digelar. Pihak Kemenpora sudah berkoordinasi dan bekerjasama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam menyiapkan tempat kegiatan di Tondano, serta mendapatkan dukungan dari masyarakat. OL-09
kegiatan jambore pemuda daerah